Arti Nama Blog #BPNRamadan2021
Apa bedanya Author, Co-author dan second author
Dalam penghitungan PAK (Penilaian
Angka Kredit) bagi dosen, salah satu poin penting adalah penelitian. Penelitian
merupakan salah satu komponen penting dari tridharma pendidikan tinggi. Tridharma
ini terdiri dari pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Nah,
penghitungan PAK berdasarkan 3 aktivitas
ini. Biasanya yang jadi pe er adalah di bagian penelitian dan pengabdian.
Untuk pendidikan mungkin ga
terlalu menjadi beban karena mengajar merupakan kegiatan harian. Akan tetapi
untuk melaksanakan penelitian kemudian mempublikasikannya, perlu meluangkan
waktu untuk melakukannya. Publikasi ke jurnal juga ada pahit manisnya, kalau
lagi manis, lancar, langsung diterima, tapi ini hanya beberapa persen saja. Kebanyakan,
peneliti yang men-submit artikelnya ke jurnal ilmiah, mengalami revisi, bisa
satu kali bahkan berkali kali, yang lebih pahit adalah ditolak langsung oleh
editornya.
Jurnal ilmiah memiliki nilai PAK yang berbeda, mulai dari
jurnal internasional bereputasi sampai jurnal nasional yang terindeks.
|
No |
Jenis artikel jurnal |
Contoh |
Nilai PAK |
|
1 |
Jurnal Internasional bereputasi |
Web of Science (Wos) yang memiliki IF Wos minimal 0.05 dan atau
Scopus dengan SJR jurnla minimal0.15 atau SJR junrla >0.10 dan Q3 |
40 |
|
2 |
Jurnal Internasional |
Web of Science (Wos) yang memiliki IF Wos <0.05 dan atau Scopus
dengan SJR jurnal <0.15 |
30 |
|
3 |
Jrnal internasional berindeks |
Terindeks INSPEC, ESCI, EBSCO Gale |
20 |
|
4 |
Jurnal Nasional terakreditasi sinta 1 dan 2 |
Jika Sinta 1 yang masuk kategori jurnal internasional maka penilaiannya
sesuai golongan 1&2 |
25 |
|
5 |
Junrla nasional berbahasa inggris atau 1 bahasa resmi PBB lainnya |
Terindeksi CABI, Index Corpenicus International (ICI), ACI, DOAJ |
20 |
|
6 |
Jurnal nasional berbahasa Indonesia terakreditasi Sinta 3&4 |
|
20 |
|
7 |
Jurnal nasional berbahasa Indonesia terakreditasi Sinta 5&6 |
|
15 |
|
8 |
Jurnla nasional |
-
Author minimal dari 2 institusi berbeda -
Editor minimal dari 2 institusi berbeda |
10 |
|
9 |
Jurnal ilmiah yang ditulis dalam Bahasa Resmi PBB namun tidak
memenuhi syarat sebagai jurnal internasional |
|
10 |
Selain hasil penelitian dipublikasin di jurnal ilmiah, dapat
juga dipresentasikan di seminar nasional maupun internasional dengan luaran
berupa prosiding. Untuk penilaian prosiding sebagai berikut:
|
No |
Jenis artikel jurnal |
Contoh |
Nilai PAK |
|
1 |
Internasional terindeks pada Scimagojr dan Scopus |
Untuk prosiding IEEE xplore masuk ke kategori ini |
30 |
|
2 |
Internasional terindeksi WoS, Scopus, IEEE xplore, SPIE |
|
25 |
|
3 |
Internasional |
Tidak terindeksi di kategori 2 |
15 |
|
4 |
Nasional |
|
10 |
Kelompok ketiga luaran hasil penelitian masih berupa prosiding,
bedanya dengan kelompok yang di atas adalah hasil penelitian dimuat di prosiding
akan tetapi tidak dipresentasikan di seminar/symposium
|
No |
Jenis artikel jurnal |
Contoh |
Nilai PAK |
|
1 |
Internasional |
Prosiding online tidak berindeks |
10 |
|
2 |
Nasional |
Prosiding online tidak berindeks |
5 |
Berdasarkan pedoman penialain di
atas, maka setiap yang terlibat di dalam publikasi, tentunya memiliki hak untuk
mendapatkan nilai ini. Biasanya dari suatu jurnal ilmiah terdiri dari beberapa
penulis, jarang sekali yang penulis tunggal.
Ketentuan penilaian sesuai dengan
peran dalam penelitian.
1. Bila sebagai penulis tunggal, maka nilai PAK, 100% milik peneliti tersebut
2. Bila penulis 2 orang, Penulis pertama juga bertindak sebagai corresponding author maka nilai penulis pertama atau author 60% dari angka kredit tersebut, sedangkan penulis kedua mendapatkan 40%
3. Jika penulis pertama tidak sebagai corresponding author, maka nilai kredit buat penulis pertama dan corresponding author masing-masing mendapatkan 40%, sisa 20% untuk penulis lainnya. Misalnya ada 4 orang penulis, maka penulis ketiga dan ke empat masing-masing mendapatkan 10%.
4. Bila penulis hanya terdiri dari 2 orang, dan masing berperan sebagai penulis pertama dan corresponding author, maka masing-masing mendapatkan 50% dari nilai kredit.
5. Untuk corresponding author, agar diakui angka kreditnya maka harus melampirkan bukti korespondingnya dari pengelola jurnal, dapat berupa paper submission, acceptance letter, bukti proses review dari karya ilmiah yang dipublikasikan.
Dari pengertiannya first author atau penulis pertama merupakan penulis yang paling banyak kontribusinya dalam penelitian dan dalam penulisan paper. Coresponding author adalah penulis yang bertanggungjawab untuk berkoresponden dengan pihak pengelola jurnal, mensubmit artikel dan bertanggungjawab membuat revisi. Sedangkan second author ataupun third author, merupakan penulis yang memiliki peran yang lebih sedikit dari first author.
Corresponding author, urutan dalam
penulisan nama di jurnal tidak harus di posisi ke dua, bisa di ururtan kedua
atau ketiga. Coressponding author, biasanya ditandai dengan lambang asterik,
dan alamat email di jurnal merupakan kepunyaan corresponding author. Jadi
second author berbeda dengan corresponding author ya. Urutan nama di jurnal berdasarakan
besarnya kontribusi seorang peneliti atau penulis tersebut.
Bila seorang dosen membimbing
mahasiswa dan mempublikasikan karyanya, dosen pembimbing dapat menjadi corresponding
author-nya, sedangkan first author bisa untuk mahasiswa yang melakukan
penelitian. Mengapa dosen pembimbing menjadi corresponding author, hal ini
disebabkan bila mahasiswa menjadikan prasyarat skripsi sebagai kelulusan S1,
biasanya jurnalnya yang telah di submit, tidak di follow up lagi, bila terjadi
masalah, misalnya plagiasi, maka yang bertanggungjawab adalah dosennya.
Skripsweet #2 Time Management
Pastinya senang banget kalau apa yang sudah direncanakan
semuanya terlaksana. Menyambung tulisan sebelumnya mengenai tips awal untuk
menulis skripsi, saat ini saya mau membahas mengenai Time Management. Skripsi
biasanya parallel dengan jalannya mata kuliah lain, jadi selain perhatian ke
maya kuliah lain, skripsi juga musti dicicil.
Jangan jadikan beban saat menjalaninya. Nah agar
menjalaninya dengan senang maka perlu kemampuan time management. Time management
digunakan untuk mengatur waktu agar “cicilan” dalam penyusunan skripsi tetap
jalan. Tips ini bisa jalan kalau pertanyaan penelitiannya udah ditemukan ya,
dan sudah disetujui oleh pembimbing.
Jadi tips time management untuk “mencicil” skripsi:
1. Data terlebih dahulu apa saja yang mau dicicil untuk membuat skripsi
2. Setelah data tersebut dibuat, pilih mana yang akan dikerjakan dulu,prinsipnya setiap hari ada kemajuan, walaupun hanya mengetik satu paragraph bahkan satu kalimat.
Misalnya: dalam menulis skripsi, pastinya
diawali dulu menulis proposal, biasanya di setiap institusi punya buku panduan
menulis proposal ataupun skripsi.
a.
kemajuan proposal penelitian bisa dimulai dengan
menyusun format, mulai dari sampul, halaman pengesahan, kata pengantar, judul
bab, lampiran, minimal ada kemajuan, daripada Cuma diliatin, ga bakalan berubah
tuh sim salabim jadi proposal skripsi langsung kan.
b.
Kemudian bisa mencicil mencari literatur
terbaru, bisa dengan menjadwalkan ke perpustakaan dan memberi target diri
sendiri untuk mencari sumber literatur 2/3 pada hari itu.
c.
Di hari berikutnya bisa dengan mencari literatur
di internet, bisa dimulai dengan merumuskan kata kunci kemudian mulai mencari.
d.
Hari berikutnya bisa jadwalkan dengan membaca
literatur kemudian dibuat intisarinya
e.
Atau, bisa dengan membuat kerangka tulisan,
kerangka tulisan akan membatu kita, agar tulisan mengalir, dan lebih enak
dibaca. Selain itu, menjaga kita agar tidak menggunakan cara berbahasa atau
cara menulis tulisan yang disitasi.
f.
Perlu juga mempelajari bagaimana cara membuat
daftar pustaka, tools apa yang akan digunakan, misalnya Mendeley, minimal di
hari tersebut Mendeley-nya undah di download dan udah diinstal kemudian udah
disinkronisasi ke micrososft word.
g.
Hari berikutnya bisa mulai dengan memasukkan
sumber literatur yang sudah dicari di internet ke dalam Mendeley. Untuk buku
yang dari perpustakaan bisa diinsert manual.
Dalam perjalanannya mungkin akan menemukan kejenuhan, setelah
bimbingan makin galau, makin ga ngerti atau sebaliknya justru makin semangat.
Prinsipnya setiap hari ada kemajuan, silahkan alokasikan waktunya, misalnya satu
jam per hari nyisil bikin skripsinya.
101 SKRIPSWEET - #1 Tips menghadapi perjalanan panjang skripsi
Menulis skripsi pastinya memiliki
tantangan tersendiri. Banyak mahasiswa yang mengeluhkan kalau menghadapi
skripsi itu sulit, bahkan ada yang menggelarinya dengan “skripsh*t”. Bahkan ada yang terkendala lulus S1 nya karena
skripsinya belum selesai, sayang banget kan. Padahal kalau dikerjakan dan dicicil bisa lho selesai
dan target lulus tepat waktu bisa dicapai.
Saya pribadi ga setuju dengan
label negative seperti itu karena justru tantangan tersebut harus dihadapi dong. Nah bagaimana
cara menjadikan skripsi ini skripsweet, tentunya harus tau dulu tips-tipsnya. Ibaratnya
kenalan dulu sama yang namaya skripsi baru menjalaninya.
Beberapa literatur ataupun
penelitian mahasiswa saya menyampaikan bahwa kebanyakan mahasiswa itu cemas
mengahadapi skripsi. Setelah digali lagi, mengapa cemas, mengapa ga siap,
mengapa menunda-nunda bimbingan, ternyata mahasiswa belum menguraikan benang
kusut mengenai skripsi ini. Belum apa-apa sudah mikirin SPSS yang ribet,
aplikasi Mendeley yang belum bisa digunakan, rumus sampel seabrek yang dihafal
dan lainnya. Padahal, kalau tau langkah apa yang harus dilakukan, maka minimal
setiap hari bisa lho ada progresnya penulisan skripsi ini.
Berikut saya bagikan tips awal untuk menghadapi skripsi ini:
- Skripsi ini merupakan perjalanan Panjang yang harus dilewati, so harus dinikmati prosesnya. Jadi pastikan yang diteliti memang topik yang disukai. Bila sudah ada topik yang disukai, maka akan masuk ke pemilihan pembimbing. Biasanya mengajukan ke bagian skripsi bidang yang disukai, sedangkan yang menentukan siapa pembimbingnya dari bagian skripsi.
- Bila sudah ditetapkan siapa pembimbingnya, ga usah buru-buru lapor, kalau belum ada persiapan. Ada baiknya saat pertemuan pertama, sudah punya bahan buat diskusi, misalnya sudah punya rumusan masalah yang tertarik untuk diteliti.
- Jangan membawa judul ke pembimbing, karena kamu akan kesulitan membuat latar belakangnya, tapi mulailah dengan membawa “masalah”. Masalah penelitian merupakan gap antara apa yang terjadi dengan yang idealnya atau dengan teori.
- Untuk bimbingan pertama kamu bisa bawa beberapa masalah penelitian yang bisa didiskusikan dengan pembimbing, selain itu uraikan dan jelaskan juga mengapa kamu tertarik dengan bidang tersebut. Sebelumnya riset-riset ringan juga, apakah sudah ada penelitian serupa? Dimana riset tersebut dilakukan? Apa instrument yang digunakan pada penelitian tersebut.
- Yang penting juga adalah jangan ga bawa persiapan apa-apa kalau ketemu sama pembimbing. Bila bimbingan secara daring, maka perhatikan waktu-waktu yang baik untuk menghubungi pembimbing. Baiknya menghubungi di jam kerja 8.00-16.00. Pada saat menghubungi dosen pembimbing jangan lupa ucapkan salam, perkenalkan diri terlebih dahulu, baru sampaikan maksud dan tujuannya. Kalau pesan belum dibalas sabar, jangan sampai pembimbingnya diteror.
Nah ini tips singkat untuk
menghadapi perjalanan panjangn skripsi. Next kita bahas bahgaimana mengelola
waktu dan apa saja yang perlu dipelajari agar perjalanan menyelesakan skripsi
ini lancar jaya.
Transfer uang antar bank tanpa biaya menggunakan Flip
Di era digitalisasi saat ini, dimana pembayaran menggunakan
e money atau transfer baik melalui ATM ataupun mobile banking. Kalau
menggunakan e-money mungkin ada biaya adminstratif setiap kali pengisiannya
yang nominalnya berbeda-beda di setiap e-money tersebut. Bila menggunakan
transfer virtual acoount tidak ada biaya, bila menggunakan bank yang sama tidak
ada biaya, akan tetapi bila menggunakan bank yang berbeda ada biaya, sebesar Rp
6.500,-. Jumlah yang lumayan kalau dalam sebulan harus transfer 10 kali ke bank
yang berbeda, bisa beli 5 mangkok bakso tuh.
Salah satu solusi untuk menhindari biaya transfer antar bank ada aplikasi Namanya “flip” yang bisa transfer antar bank tanpa biaya. Flip tersedia di playstore dan bisa juga melalui web. Berikut cara pendaftarannyanya dan penggunaannya:
1. Masuk ke www.flip.id atau kalau android bisa download dulu aplikasi "flip" di playstore
2. Kemudian daftar flip bagi yang belum daftar, kalau sudah daftar tinggal masuk melalui akun yang telah didaftarkan. Pendaftarannya cukup mudah, tinggal memasukkan nama pengguna, email aktif dan password. Bila sudah mendaftar cek email notifikasi kemudian verifikasi akun melalui tautan yang ada di email tersebut.
Pada halaman ini, bagi yang masih bingung mengenai cara pendaftaran ataupun bagaimana cara penggunaan flip, maka ada bagian tutorial. Di bagian tutorial akan dijelaskan cara pendaftaran, verifikasi akun, transaksi pertama ataupun bila ingin melakukan multi transfer.
3. Setelah verifikasi, akan masuk ke halaman login, masukkan email dan password, dan akan muncul beranda
4. Bila ingin mengirimkan uang bisa menggunakan menu “kirim uang”, kemudian masukkan “tambahkan rekening baru”
5. Masukkan nomor rekening, maka flip akan membaca nomor rekening tersebut, dan mengeluarkan data nama pemilik rekening dan asal Bank.
6. Bila telah benar nomor rekening yang tertera di flip, bisa klik nomor rekening tersebut, maka akan muncul halaman dimana kita bisa memasukkan jumlah uang yang akan ditransfer. Kemudian klik “lanjut”
7. Maka akan keluar nomor rekening dari flip. Kemudian lanjut ke transfer melalui mobile banking yang kita gunakan (bank yang kita gunakan). Pada mobile banking, kita akan mentransfer ke sesama bank dengan nomor rekening yang telah diberikan dari akun flip tadi dan nominal transaksi biasanya ditambahkan, misalnya uang yang harusnya ditransfer 100.000, maka dengan flip akan keluar jumlah nominal transfer 100.056, uang ini akan kembali ke akun flip kita bila telah selesai transaksi.
8. Pada notifikasi flip akan keluar pemberitahuan “pengecekkan”, bila sudah berhasil maka akan ada informasi”berhasil”. Bukti transaksi juga bisa diunduh.
Belum semua bank yang bergabung dengan flip. Bank yang
bergabung yaitu: BRI, BNI, BNI Syariah, BCA, Mandiri, Jenius/BTPN, Bank Syariah
Mandiri, CIMB, CIMB Syariah, Muamalat,
Permata, Permata Syariah, Digibank/DBS.
Semoga bermanfaat.
Tutorial menggunakan Zoho Form
Bagi yang selama ini familiar menggunakan gform sebagai
media penyebaran kuesioner online, maka bisa juga menggunakan zoho form. Tentunya
setiap aplikasi memiliki kekurang dan kelebihan.
Salah satu kelebihan
dari zoho form adalah bisa melakukan tanda tangan online, nah bila akan
digunakan untuk meminta persetujuan dan membutuhkan tanda tangan misalnya pada
penelitian, sebagai persetujuan responden pada informed consent, maka bisa menggunakan
zoho form. Bisa juga digunakan untuk kepentingan meminta pakta integritas.
Apalagi saat pandemic sekarang, bisa menggunakan zoho form.
Zoho form cukup mudah digunakan. Berikut saya coba rangkumkan bagaimana membuat zoho form secara sederhana.
1. Buka https://www.zoho.com/forms/ : dafta pada bagian ini, kemudian lihat email konfirmasi di email yang telah didaftarkan.
2. Kemudian, masuk kembali ke halaman zoho, klik “sign in”
3. Setelah memasukkan email dan password, maka akan masuk ke halaman utama
4. Bila ingin memulai membuat form/formulir baru maka klik “new form"
5. Tuliskan nama formnya dan pada deskripsi tujuan form tersebut kemudian “create”. Pada bagian kiri tersedia template, yang akan memudahkan untuk membuat formnya. Pilihlah yang sesuai dengan yang dibutuhkan untuk formulir yang akan digunankan.
6. Misalnya untuk identitas: pilih “name”. Untuk kuesioner pilihannya bisa “multiple choice” atau “checkbox”
7. Untuk tanda tangan, bisa ambil “advanced fields yang berada di bawah “basic fields”
8. Pada form yang dibuat bisa diatur dengan melakukan pengaturan di bagian menu “rules”
9. Bila telah selesai maka pada bagian atas kanan klik “save”.
10. Kemudian "share"
11. Linknya bisa diperpendek dengan “shorten URL” kemudian bisa dibagikan melalui email/wa/line.
12. Bila telah terkumpul, maka hasil form bisa di lihat di bagian “all entries”. Kemudian pilih rekapnya pdf atau excel.
Bila sudah selesai, maka hasil formnya yang terkumpul
dapat dianalisis. Semoga bermanfaat.






















