Showing posts with label Blog Kompetisi. Show all posts

Tutorial Pertama di Tahun 2023


 

Tutorial pertama setelah libur akhir tahun selama seminggu. Yang paling dirindukan saat mengfasilitasi diskusi kelompok tutorial ini adalah fase brainstormingnya, bagaimana mereka membangun pengetahuan, mengkaloborasikan pengalaman yang dialami atau yang dilihat dengan apa yang pernah mereka pelajari. Kadang ada yang di luar konteks kadang ada yang jauh pembahasannya. Saat mereka dengan berdiskusi menemukan konsep yang diminta dari sebuah triger, ada rasa senang. 

Kelompok tutorial selalu berdinamika, kadang ada yang semangat, kadang pula ada yang turun semangat, tapi itu semua bagian dari berdinamika dalam sebuah kelompok. Di bagian inilah peran ketua kelompok sangat penting untuk memberikan kesempatan kepada temannya agar partisipasi merata. Dengan proses diskusi terstruktur ini, mahasiswa juga belajar bagaimana menghargai pendapat, membuat kesimpulan, dan saling menyaring informasi.

Mahasiswa tahun ini yang merupakan generasi Z, perlu pendekatan yang agak berbeda dari angkatan sebelumnya. Pada kelompok ini pula saya menemukan mahasiswa menggunakan berbagai media dalam belajar. Termasuk tiktok. Satu yang pesankan ke mahasiswa, agar bijak menggunakannya, tetap konfirmasi dari sumber ilmiah. Bahkan kalau sudah mendapatkan suatu informasi dan meramunya, jangan malu untuk membuat konten edukasi juga.

Self Love #BPNRamadan2021



 Self love secara kata memiliki arti mencintai diri sendiri.  Mencintai diri sendiri terlebih dahulu sebelum mencintai orang lain. mencintai diri sendiri berarti kita memberikan penghargaan lebih terhadap diri sendiri, mau mengembangkan diri, mampu memaafkan diri sendiri, secara  sebagai menusia kita ga luput dari kesalahan kan. Self love artinya juga mampu menerima kekeurangan yang ada dalam diri. Setiap orang bisa saja memaknai secara berbeda makna dari self love.

Makan makanan yang sehat termasuk salah satu perbuatan yang dimaknai sebagai self love. Investasi terhadap diri dengan makan makanan yang sehat, olahraga juga dimaknai sebagai sebagai self love.

Meaningful Life #BPNRamadan2021



 Saat tau 2 topik terakhir dari dari #BPNRamadan2021 bebas, saya milih untuk menulis mengenai meaningful life. Meaningful life atau hidup bermakna secara psikologi merupakan tingkat kebahagian tertinggi. Dalam hidup ini kita sebagai manusia tentunya memiliki targetan dalam hidup, memiliki pencapaian dalam hidup. Sebagaian besar orang merasakan hidup yang penuh kesenangan merupakan hidup yang diimpikannnya. Sebagian lain, mematok target hidupnya adalah hidup yang nyaman, dan sebagian yang lain ingin hidup yang bermakna.

Hidup yang bermakna bisa dicapai bila hidup dengan kesenangan kemudian kenyamanan telah tercapau, yang setiap orang berbeda tolok ukurnya, ga bisa disamain. Hidup yang bermakna dijalani dengan pemahaman tentang makna dan tujuan hidup dan kehidupan. Memakanai hidup bukan hanya untuk kepentingan diri sendiri dan keluarga tetapi juga memberikan manfaat untuk orang lain. Rasa kebahagian timbul dengan memberikan kebahagiaan juga kepada orang lain.

Di kehidupan sekarang, di saat hidup dunia nyata terbagi dengan dunia maya. Kehidupan komsutif dan meterialistic yang banyak dipertontonkan menjadi suatu patokan sebagai gambaran kesuksesan. Ya tentu saja, saya pun setuju, untuk poin kesuksesan, tapi tidak dengan kebahagiaan.

Momen Lebaran yang Paling Berkesan #BPNRamadan2021



Lebaran menjadi hari yang ditunggu-tunggu bagi setiap umat muslim yang menjalani ibadah di bulan Ramadan. Setelah satu bulan berpuasa dan menjalan ibadah selama bulan Ramadan, akhirnya lebran atau hari kemenangan menjadi hari yang ditunggu-tunggu. Berbagai persiapan dilakukan di setiap rumah, di setiap keluarga, demi tampil prima, bukan hanya tampilan diri tetapi juga tampilan rumah.

Di kampung saya, untuk menyambut lebaran ini, orang-orang berbinding-bondong membeli furnitur, baik itu sofa baru atau meja makan baru. Ada juga yang mengecat rumah, mengganti gorden, membeli toples kue baru sebagai bentuk sukacita menyambut hari kemenangan tersebut.

Kalau ibu-ibu sudah sibuk di dapur membuat berbagai kue kering lebaran, agar terisi toples-toples di meja tamu dengan berbagai macam kue dan hidangan lainnya. Biasanya di 10 hari terakhir kegiatan ini berlangsung. 

Momen lebaran selalu ditunggu, ibaratnya kita latihan dalam satu bulan, kemudian besoknya lebaran, wuah bisa ga tidur semalaman, bolak balik nyobaik baju baru sama sandal baru..hihii.
Momen-momen berharga lebaran:

Pulang Kampung

Lebih dikenal dengan mudik, menjadi momen yang paling ditunggu. Saya baru tinggal pisah dengan orangtua waktu kuliah S1, beda kota dengan orang tua. Nunggu kapan libur, trus packing aja senangnya udah minta ampun. Walaupun harus dempet2 an pulang dengan bus, panas, dan lagi puasa, ga ngeluh lagi membayangkan rumah di kampung.

Bersih-bersih

Karena mama dan papa hanya tinggal berdua, jadi bagian ganti gorden biasanya jadi tugas saya. Ganti gorden memang cuma dua  kali setahun, salah satu momennya ya pada saat lebaran. Bersih-bersih menyambut tamu saat lebaran nanti.

Baju lebaran

Kalau sekarang memang ga harus baru lagi, yang penting bajunya pantas dibawa untuk sholat id dan untuk menerima tamu yang datang ke rumah. Kalau dulu waktu kecil yang paling ditunggu baju baru, karena memang beli bajunya cuma pas lebaran. Kalau udah beli, namanya anak kecil, bakal nanya ke teman-teman yang lain: "udah pada beli baju baru belum?" atau "udah beli sandal baru", warnanya apa? trus berapa lembar?  

THR

THR dari orang tua waktu kecil atau dari saudara. Atau kalau lagi bertamu ke  tetangga sambil makanin kue atau opor ayam, nunggu dikasih THR juga, kalau di sini istilahnya "nambang". Sampai sekarang masih gitu anak-anak di kampung saya. Kalau sekarang udah kerja, gantiian, giliran yang ngasih anak-anak tetangga.  

Momen lebaran selalu menjadi momen yang ditunggu-tunggu. Tahun lalu walau ga bisa mudik/pulang kampung, walau ga ada baju baru, ga sholat id, doa dan telponan atau video call sama keluarga sedikit mengobati rindu berkumpul. Tahun ini.. entahlah, berharap bisa pulang kampung, tetapi khawatir juga dengan lonjakan kasus covid-19 ini. Semoga yang terbaik diberikan oleh Allah.

Kue Lebaran yang Wajib ada di Rumah #BPNRamadan2021


Dari dulu sampai sekarang saat lebaran yang harus ada adalah kacang tujin, kacang tanah yang digoreng terus dibumbui bawang goreng, garam dan penyedap. Kalau kue kering yang sering mama bikin kue mentega dengan berbagai bentuk cetakannya, ada yang bentuk bulan sabit, bentuk itik, bentuk bunga.
Kalau sekarang kue kering dipesan, tapi kacang tujin tetap buatan mama sendiri. 

 

Rutinitas saat Menunggu Buka Puasa #BPNRamadan2021


Kegiatan yang biasanya dilakukan saat buka puasa biasanya istirahat kemudian ngabuburit atau menyiapakan minuman berbuka puasa. Saya pulang kerja jam 17.00 WIB,  nyampe rumah 17.07/17.10 WIB langsung mandi, kemudian langsung nyuci baju yang dari luar. Setelah mandi biasanya rebahan sebenatr kemudian baru bantuin nyiapin makanan dan minuman berbuka. kalau belum ada makanan biasanya kita pesan makanan dari luar bisa gojek atau langsung ke tempat jualan sekalain jalan-jalan.

 

Menu Makanan Favorit saat Sahur #BPNRamadan2021


Menu makanan favorit saat sahur yang biasanya dikonsumsi, biasanya makanan saat buka lalu masih ada sisa, tinggal dipanasin, maka akan jadi menu buat sahur. kalau lagi ga ada makanan, palingan bikin telor ceplok atau dadar. yang penting makan.

 

Resep Makanan Andalan Saat Ramadan #BPNRamadan2021


Makanan andalan saat ramadan adalah makanan yang praktis. Di sini saya ga ngeshare masakan ya, karena memang sampai hari ini saya ga masak sendiri.

Saya share minuman segar aja, yang hampir tiap hari saya minum yaitu air kelapa muda. 


 

Tips Meningkatkan Produktivitas Saat Puasa #BPNRamadan2021


Tips meningkatkan produktivitas saat puasa:
1. Jalani dengan enjoy

Jangan jadikan puasa sebagai alasan buat malas-malasan, ataupun kalau lagi error, bilang karena lagi puasa. Pada saat puasa gula darah memang turun, tapi stabil, bukan turun jadinya lemas banget, jadi jangan jadikan puasa kambing hitam.

2. Setiap kegiatan yang positif diganjar pahala

Inilah janji Allah. Jadi perbanyak kegiatan positif. Kalau misalanya sehari-hari gampang tergoda untuk ghibah, ya kegiatan positifnya  bisa tidur, untuk mengurangi dosa. Kalau godaan ghibah bisa dihindari, niatkan selalu kegiatan-kegiatan yang dilakukan sehingga bisa diganjar pahala.

3. Makin banyak kegiatan makin ga berasa lapar

Ini bagi saya, makin ada kegiatan saya ga berasa lapar. Tapi kalau lagi ga ada kegiatan jadianya gabut, trus ga sengaja buka medsos masakan, jadinya lapar. Godaan lebih berat sih kalau gabut.


 

Tips Olahraga Saat Puasa #BPNRamadan2021

Tips olahraga saat puasa:
1. Pilih waktu yang tepat

Waktu yang bisa digunakan untuk olaraga pada saat puasa yaitu setelah sholat subuh, sebelum berbuka, atau malam setelah tarawih. Tidak perlu olehraga berat, cukup tetap bergerak minimal dengan olahraga selama 10-15 menit. 

2. Minum air yang cukup

Olahraga tentunya berkeringat, jadi jangan sampe konsumsi air putihnya kurang, bisa dehidrasi.

 

 

Kegiatan Favorit bersama Keluarga saat Ramadan #BPNRamadan2021


Di hari biasanya saya makan sebelum jam 18.00 WIB, jadi jarang makan bersama keluarga. Kegiatan yang bisa dilakukan sama-sama dengan jadwal yang sama adalah makan bersama saat berbuka dan sahur. 

Makan bersama di hari biasanya jarang sekali kami lakukan, kalau sarapan waktunya beda-beda, makan siang biasanya di kampus atau di luar, kalau makan malam sebelum jam 18.00 sedangkan anggota keluarga lain setelah magrib. Jadi karena jarangnya makan bersama, kegiatan makan bersama menjadi kegiatan yang ditunggu tunggu.



 

Tentang Puasa Saat Pandemi #BPNRamadan2021


Perbedaan puasa saat pandemi dan bukan menurut saya ga ada bedanya. Saya lebih nyaman berpuasa saat saat saya bekerja, sehingga saya ga mikirin harus makan apa. Sebelum pandemi saya Alhamdulilah masih kerja, pagi ngajar, sore di klinik, jadi harinya full sehingga ga terpikir lapar. Pulang ke rumah bersih-bersih, istirahat bentar, bedug pun bunyi, jadi ga berasa puasanya.

Begitu juga saat pandemi, masih dengan ritme yang sama, bedanya saat pandemi saya lebih banyak daring saat mengajar, sedangkan untuk kerja di klinik tetap seperti biasa, masih berhadapan dengan pasien langsung. Bedanya ya, karena menggunakan masker dan gaun, lebih engap memang tapi masih terbantulah sama ac. kalau ga ada ac atau lagi panas banget baru terasa agak berat.