📖 Lafaz Doa
اللَّهُمَّ ارْزُقْنِي فِيهِ طَاعَةَ الْخَاشِعِينَ، وَاشْرَحْ فِيهِ صَدْرِي بِإِنَابَةِ الْمُخْبِتِينَ، بِأَمَانِكَ يَا أَمَانَ الْخَائِفِينَ.
🌿 Artinya
“Ya Allah, anugerahkan kepadaku di bulan ini ketaatan orang-orang yang khusyuk. Lapangkan dadaku dengan ketundukan orang-orang yang kembali kepada-Mu. Dengan perlindungan-Mu, wahai tempat aman bagi orang-orang yang takut.”
✨ Refleksi Hari Kelima Belas
Hari ke-15 Ramadhan adalah titik tengah perjalanan.
Pada titik ini kita sering bertanya pada diri sendiri:
Apakah ibadah kita sudah khusyuk, atau hanya rutinitas?
Doa ini meminta dua hal yang sangat dalam:
🔹 Ketaatan orang-orang khusyuk — ibadah yang hidup, bukan sekadar gerakan.
🔹 Dada yang lapang karena kembali kepada Allah — hati yang tenang karena bersandar kepada-Nya.
Ramadhan bukan sekadar banyaknya amal,
tetapi tentang hidupnya hati.
Hati yang khusyuk akan merasakan ketenangan dalam sujud,
ketenangan dalam tilawah,
dan ketenangan dalam dzikir.
Hari ke-15 mengingatkan kita:
Ibadah yang paling indah adalah ibadah yang dilakukan dengan hati yang hadir.

0 komentar: