πŸŒ™ Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anha — Iman yang Mendidik, Sabar yang Menguatkan

 


Ummu Sulaim radhiyallahu ‘anha adalah wanita Anshar yang cerdas, tegas dalam iman, dan luar biasa dalam mendidik. Namanya jarang disebut panjang lebar, tetapi pengaruhnya besar—karena ia adalah ibu dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, sahabat yang melayani Rasulullah ο·Ί selama sepuluh tahun.

Ketika Islam datang ke Madinah, Ummu Sulaim menerima Islam dengan penuh keyakinan. Bahkan ketika suaminya masih dalam keadaan musyrik, ia tidak goyah. Setelah suaminya wafat, banyak laki-laki terpandang melamarnya, termasuk Abu Thalhah yang saat itu masih belum masuk Islam.

Jawaban Ummu Sulaim sangat tegas dan beriman. Ia berkata kepada Abu Thalhah:

“Wahai Abu Thalhah, orang sepertimu tidak ditolak. Tetapi engkau seorang musyrik, dan aku seorang muslimah. Jika engkau masuk Islam, maka itu menjadi maharku.”

Abu Thalhah pun masuk Islam. Para ulama mengatakan, tidak ada mahar yang lebih mulia daripada keislaman seseorang.

Ramadhan adalah bulan menata prioritas. Ummu Sulaim mengajarkan bahwa iman harus lebih utama daripada dunia, bahkan dalam urusan pernikahan.

Ummu Sulaim juga dikenal karena kesabarannya yang luar biasa. Suatu hari putranya sakit keras dan wafat saat suaminya sedang tidak di rumah. Ketika Abu Thalhah pulang, Ummu Sulaim melayaninya dengan tenang dan tidak langsung menyampaikan kabar duka itu. Setelah suaminya tenang, barulah ia berkata dengan lembut bahwa Allah telah mengambil kembali titipan-Nya.

Abu Thalhah terkejut, tetapi menerima dengan sabar. Ketika kisah ini sampai kepada Rasulullah ο·Ί, beliau mendoakan keberkahan bagi keduanya. Allah mengganti musibah itu dengan keturunan yang saleh.

Ramadhan melatih kita sabar dalam menahan lapar dan emosi. Ummu Sulaim mengajarkan bahwa sabar sejati adalah ketika hati tetap tunduk kepada Allah dalam kehilangan.

Ia juga mendidik anaknya, Anas, untuk melayani Rasulullah ο·Ί—sebuah bentuk pendidikan iman yang visioner. Dari tangan Ummu Sulaim lahir generasi yang dekat dengan sunnah.

Pelajaran Ramadhan dari Ummu Sulaim:

  • Iman harus menjadi prioritas dalam setiap keputusan

  • Sabar dalam musibah adalah tanda keimanan

  • Pendidikan anak dimulai dari keteladanan orang tua

Doa:
“Ya Allah, karuniakan kepada kami iman yang kokoh seperti Ummu Sulaim, kesabaran dalam ujian, dan kemampuan mendidik keluarga kami di atas ketaatan kepada-Mu.”

0 komentar: