Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu adalah sahabat yang paling banyak meriwayatkan hadits Rasulullah ο·Ί. Ia masuk Islam pada tahun ke-7 Hijriyah, dan sejak itu ia tidak berpisah dari Rasulullah ο·Ί.
Ia hidup sederhana. Ia bukan pedagang kaya seperti sebagian sahabat lainnya. Ia memilih tinggal di masjid bersama ahlus shuffah—orang-orang fakir yang mengabdikan diri untuk belajar agama. Ia berkata bahwa ia senantiasa bersama Rasulullah ο·Ί karena ingin menjaga ilmu, sementara sahabat lain sibuk berdagang atau bertani.
Abu Hurairah pernah mengeluhkan kepada Rasulullah ο·Ί bahwa ia sering lupa. Maka Rasulullah ο·Ί mendoakannya agar hafalannya kuat. Sejak itu, ia berkata bahwa ia tidak pernah lupa satu hadits pun yang ia dengar dari Nabi ο·Ί.
Ramadhan adalah bulan Al-Qur’an dan ilmu. Abu Hurairah mengajarkan bahwa menjaga ilmu adalah bentuk ibadah besar. Jika bukan karena para penjaga hadits seperti Abu Hurairah, banyak sunnah Rasulullah ο·Ί tidak sampai kepada kita hari ini.
Ia juga dikenal sebagai sahabat yang sangat menjaga ibadahnya. Ia membagi malamnya menjadi tiga bagian: sepertiga untuk shalat malam, sepertiga untuk istirahat, dan sepertiga untuk mengulang hafalan hadits.
Abu Hurairah meriwayatkan banyak hadits tentang Ramadhan, di antaranya sabda Rasulullah ο·Ί:
“Barang siapa berpuasa Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
Hadits ini menjadi motivasi besar bagi umat Islam hingga hari ini.
Abu Hurairah juga sangat berhati-hati dalam meriwayatkan hadits. Ia takut berdusta atas nama Rasulullah ο·Ί. Ini menunjukkan bahwa ilmu harus disampaikan dengan amanah dan rasa takut kepada Allah.
Ramadhan mengajarkan kita untuk mendekat kepada sunnah. Abu Hurairah menunjukkan bahwa mencintai Rasulullah ο·Ί berarti menjaga dan menyampaikan ajarannya dengan jujur.
Pelajaran Ramadhan dari Abu Hurairah:
-
Ilmu adalah amanah besar
-
Kedekatan dengan sunnah adalah kemuliaan
-
Ibadah dan belajar harus berjalan bersama
Doa:
“Ya Allah, jadikan kami hamba-Mu yang mencintai sunnah Rasul-Mu, menjaga ilmu dengan amanah, dan mengamalkannya dalam kehidupan kami.”

0 komentar: