📖 Lafaz Doa
اللَّهُمَّ اجْعَلْنِي فِيهِ مِنَ الْمُسْتَغْفِرِينَ، وَاجْعَلْنِي فِيهِ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِينَ الْقَانِتِينَ، وَاجْعَلْنِي فِيهِ مِنْ أَوْلِيَائِكَ الْمُقَرَّبِينَ، بِرَأْفَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ.
🌿 Artinya
“Ya Allah, jadikan aku di bulan ini termasuk orang-orang yang banyak beristighfar. Jadikan aku termasuk hamba-hamba-Mu yang saleh dan taat. Jadikan aku termasuk wali-wali-Mu yang dekat (kepada-Mu), dengan kelembutan-Mu, wahai Yang Maha Pengasih.”
✨ Refleksi Hari Kelima
Memasuki hari kelima, biasanya kita mulai menyadari satu hal:
Ramadhan bukan hanya tentang menambah amal, tetapi tentang membersihkan dosa.
Doa ini mengajarkan tiga tingkatan:
🔹 Banyak beristighfar – karena dosa adalah penghalang cahaya Ramadhan.
🔹 Menjadi hamba yang taat (qanitan) – bukan hanya sesekali taat, tapi konsisten.
🔹 Menjadi wali Allah – hamba yang dekat karena iman dan ketakwaannya.
Kedekatan dengan Allah bukan karena garis keturunan,
bukan karena jabatan,
tetapi karena taat dan bersihnya hati.
Ramadhan adalah bulan pembersihan.
Dan istighfar adalah sabun jiwa.

0 komentar: