📖 Lafaz Doa
اللَّهُمَّ لَا تَخْذُلْنِي فِيهِ لِتَعَرُّضِ مَعْصِيَتِكَ، وَلَا تَضْرِبْنِي بِسِيَاطِ نَقِمَتِكَ، وَزَحْزِحْنِي فِيهِ مِنْ مُوجِبَاتِ سَخَطِكَ، بِمَنِّكَ وَأَيَادِيكَ، يَا مُنْتَهَى رَغْبَةِ الرَّاغِبِينَ.
🌿 Artinya
“Ya Allah, jangan Engkau hinakan aku dengan membiarkanku terjatuh dalam maksiat kepada-Mu. Jangan Engkau hukum aku dengan cambuk murka-Mu. Jauhkanlah aku dari sebab-sebab kemurkaan-Mu, dengan karunia dan nikmat-Mu, wahai tujuan harapan orang-orang yang berharap.”
✨ Refleksi Hari Keenam
Kadang kita takut kepada dosa besar,
tetapi tidak takut kepada dosa kecil yang berulang.
Doa hari keenam ini dalam sekali maknanya:
🔹 Kita meminta agar tidak dibiarkan bermaksiat.
Karena bentuk hukuman paling halus adalah ketika Allah membiarkan seseorang tenggelam dalam dosanya.
🔹 Kita meminta dijauhkan dari sebab murka Allah,
bukan hanya dari murka itu sendiri.
Ramadhan bukan hanya tentang menambah pahala,
tetapi tentang menutup pintu dosa.
Hari keenam mengingatkan:
Kita lemah.
Jika Allah tidak menjaga, kita bisa tergelincir kapan saja

0 komentar: