Aku dulu terlalu sibuk mengejar perubahan besar. Resolusi yang ambisius. Target yang tinggi. Janji pada diri sendiri yang sering berakhir jadi beban. Padahal, hidupku justru berubah—perlahan—oleh hal-hal kecil yang kulakukan berulang.
Hari ini aku ingin menjaga yang kecil-kecil itu.
Bangun pagi tanpa langsung membuka ponsel.
Menulis beberapa paragraf meski rasanya tidak istimewa.
Berdoa dengan jujur, meski tidak selalu khusyuk.
Makan dengan lebih sadar.
Mengizinkan diri berhenti saat lelah, tanpa drama.
Hal-hal ini terlihat sepele. Tidak layak dipamerkan. Tidak memberi sensasi pencapaian. Tapi justru di sanalah ketenanganku tumbuh. Konsistensi kecil memberiku rasa aman—bahwa aku hadir untuk diriku sendiri, hari demi hari.
Aku belajar bahwa konsistensi bukan soal disiplin keras. Ia soal kesetiaan. Kesetiaan untuk kembali, meski pernah absen. Untuk melanjutkan, meski sempat ragu. Untuk memaafkan diri saat terlewat, lalu mulai lagi tanpa menghukum.
Aku tidak ingin hidup yang spektakuler tapi rapuh. Aku ingin hidup yang sederhana tapi kokoh. Yang dibangun dari kebiasaan kecil yang jujur—yang bisa kupertahankan bahkan di hari-hari paling biasa.
Hari ini, aku memilih untuk tidak menambah beban baru.
Aku memilih menjaga yang sudah ada.
Dan itu terasa cukup.


0 komentar: